Ticker

6/recent/ticker-posts

NIBA KSPSI-AGN Riau Genjot Penguatan Organisasi dan Literasi Hak Pekerja

PEKANBARU – ll Pilar Rakyat Post 
Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi (DPD F. SP. NIBA) Andi Gani Nena Wea (AGN) Riau terus memperkuat kapasitas organisasi sekaligus meningkatkan pemahaman anggota terhadap hak-hak pekerja.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Diklat Pelatihan Penguatan Organisasi dan Literasi Hak Pekerja yang digelar di Hotel Grand Elite Pekanbaru, Ahad (6/9/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi jajaran NIBA KSPSI-AGN Riau untuk memperkuat fondasi organisasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membekali anggota dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hak dan kewajiban dalam dunia ketenagakerjaan.

Sejumlah unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Riau serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Wilayah Regional II Sumatra Bagian Utara (Sumbagut).

Ketua DPD F. SP. NIBA AGN Riau, Erick Suryadi R Amd AAIJ, mengatakan penguatan organisasi tidak cukup hanya dilakukan dengan membangun struktur kepengurusan. Menurutnya, hal tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan pengetahuan, kapasitas dan kesadaran para pekerja yang tergabung di dalamnya.

"Ke depannya ini yang kita mau, agar semua anggota NIBA KSPSI-AGN Riau mempunyai legalitas kepengurusan yang baik dan terarah," ujar Erick usai kegiatan.

Ia menilai, organisasi pekerja yang kuat dan tertata merupakan salah satu fondasi penting dalam memperjuangkan kepentingan anggota. Karena itu, pemahaman mengenai tata kelola organisasi, legalitas kepengurusan, hak-hak pekerja hingga sistem jaminan sosial harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Erick menegaskan, pelatihan tersebut tidak diarahkan sekadar menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di masing-masing wilayah dan unit kepengurusan.

Menariknya, DPD F. SP. NIBA AGN Riau sengaja melibatkan anggota dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau. Langkah ini dilakukan agar pemahaman mengenai penguatan organisasi dan literasi hak pekerja dapat menjangkau lebih banyak anggota.

"Saya sengaja mengundang seluruh anggota NIBA KSPSI-AGN se-kabupaten/kota agar dapat memahami pelatihan ini," katanya.

Menurut Erick, pemerataan pemahaman tersebut penting untuk memastikan seluruh jajaran organisasi memiliki perspektif yang sama dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari serikat pekerja.

Dengan mengusung semangat penguatan organisasi dan literasi hak pekerja, DPD F. SP. NIBA AGN Riau menargetkan lahirnya kepengurusan yang semakin tertib, memiliki legalitas yang jelas, serta didukung sumber daya manusia yang memahami hak dan kewajibannya sebagai pekerja.

Diklat ini sekaligus menjadi penegasan bahwa penguatan serikat pekerja di Riau tidak hanya berkutat pada persoalan struktur organisasi. Aspek edukasi, perlindungan pekerja, jaminan sosial serta peningkatan kapasitas anggota menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang berdaya dan responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan.

Organisasi yang kuat, pekerja yang memahami haknya, serta kepengurusan yang tertata menjadi fondasi NIBA KSPSI-AGN Riau dalam memperkuat peran dan kontribusinya bagi pekerja di Provinsi Riau.