PEKANBARU, || Pilar Rakyat Post
Ada sebuah keajaiban yang tersimpan rapi di sebuah rumah di Jalan Seroja, di samping SMK 6 Negeri, Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Kulim, Pekanbaru. Di sanalah seorang tokoh kolektor barang antik legendaris bermukim, H. Seroso.
Bukan kolektor biasa. Pria kelahiran Kalang Batam, bagian dari Pulau Bintan, pada 08 Agustus 1958 ini telah puluhan tahun melalang buana, dari pelosok ke pelosok, hanya untuk satu tujuan: mengumpulkan barang-barang antik. Semua itu ia lakukan bukan karena bisnis, melainkan murni karena hobi yang sudah mendarah daging di dalam dirinya.
Tim APJI DPD Provinsi Riau berkesempatan melakukan pertemuan eksklusif dan bincang-bincang hangat di kediaman beliau, Kamis (24 September 2026).
Apa yang kami lihat sungguh luar biasa. H. Seroso yang merupakan tamatan sekolah di Tanjung Pinang ini, bisa dikatakan sebagai ensiklopedia berjalan untuk barang antik.
Koleksi Paling Langka, Arsip Berita Klasik Era 90-an - 2000-an.
Salah satu koleksi paling fenomenal miliknya adalah berita-berita klasik yang dikumpulkan sejak tahun 90-an hingga tahun 2000-an. Koran-koran dan majalah bersejarah itu tidak dibiarkan usang. Dengan tangan dinginnya, berita klasik tersebut diperbesar, dibingkai dengan skala besar, dan dipajang rapi di sebuah ruangan spesial di rumahnya. Setiap bingkai menyimpan cerita zaman, peristiwa besar bangsa yang kini menjadi saksi bisu sejarah.
Ini semua saya kumpulkan satu per satu. Susah payah. Keliling. Karena saya cinta," ujar H. Seroso dengan mata berbinar saat menunjukkan ruang koleksinya.
Tak hanya itu, hampir semua barang antik dikumpulkannya. Mulai dari Batu Cincin yang berbentuk aneh dan langka, Duit Rupiah tahun lama dan uang Logam lama dari berbagai era, hingga ratusan barang antik lainnya yang nilai sejarahnya tak ternilai. Setiap sudut rumahnya adalah museum mini.
Dari Hobi Menjadi Ladang Ibadah, Sebuah Keajaiban Niat Tulus.
Kini, di usia yang tidak lagi muda, aktivitas H. Seroso lebih fokus untuk beribadah. Dan di sinilah keajaiban itu muncul.
Dengan sisa umur yang masih diberikan oleh Allah SWT dan dengan niat yang tulus ikhlas, H. Seroso memiliki keinginan mulia yang sangat besar.
Beliau ingin membangun sebuah Mushola atau Masjid.
Untuk mewujudkan niat suci itu, H. Seroso dengan kerelaan hati berkenan untuk menjual seluruh barang-barang antik yang sudah puluhan tahun dikumpulkannya dengan susah payah.
Barang antik yang saya kumpulkan ini merupakan sesuatu kekuasaan yang tidak mungkin terjadi namun ada. Ini semua atas izin Allah. Dan hari ini, jika berjodoh dan dengan izin Allah SWT, saya ingin melepaskannya kepada yang berminat dan yang sekiranya sesuai, agar bisa menjadi bekal saya untuk membangun rumah Allah," ucap H. Seroso dengan penuh haru.(24/09/2026)
Ini bukan sekadar jual beli. Ini adalah peralihan sebuah sejarah dari tangan seorang penjaga sejarah kepada pemilik baru yang akan melanjutkan merawatnya, sementara hasilnya akan menjadi amal jariyah yang abadi.
Bagi para pecinta barang antik, kolektor, sejarawan, maupun dermawan yang berminat untuk melihat langsung dan memiliki koleksi langka milik H. Seroso, dapat langsung bersilaturahmi ke kediamannya.
Alamat: Jalan Seroja, di samping SMK 6 Negeri, Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Kulim, Pekanbaru. Atau dapat menghubungi Pihak APJI DPD Provinsi Riau dengan alamat jalan Gabus Raya nomor 1b belakang Polsek Rumbai jl. Sekolah Pekanbaru. Dengan nomor WhatsApp 0882 71117457.
Niat tulus H. Seroso ini adalah bukti bahwa hobi jika dijalani dengan hati, pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta.
Tim Peliputan.
APJI DPD RIAU
Bersambung...