Ticker

6/recent/ticker-posts

Jaga Kebugaran dan Kedisiplinan, Ratusan Warga Binaan Lapas Pekanbaru Semangat Ikuti Senam Pagi


PEKANBARU – ll Pilar rakyat post 
Pagi yang cerah menyelimuti Lapas Kelas IIA Pekanbaru pada Jumat (30/01/2026). Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memadati lapangan utama untuk mengikuti kegiatan senam pagi rutin. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan bagi para warga binaan.

Di bawah pengawasan ketat dari Regu Pengamanan (Rupam) dan petugas dari seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), para warga binaan tampak antusias mengikuti instruksi gerakan dari instruktur. Selain untuk menjaga imunitas tubuh, kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam memelihara kedisiplinan dan keteraturan hidup di dalam Lapas.

Kegiatan senam ini merupakan agenda wajib yang dilaksanakan secara rutin setiap minggunya, tepatnya pada hari Jumat dan Sabtu. Seluruh warga binaan diwajibkan berpartisipasi guna memastikan kondisi fisik mereka tetap prima selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga kesehatan lingkungan Lapas melalui aktivitas fisik.

"Kesehatan adalah modal utama bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan lainnya dengan baik. Melalui senam rutin ini, kita berupaya menjaga imunitas mereka tetap stabil dan memberikan energi positif, sehingga suasana di dalam Lapas tetap kondusif dan produktif," ujar Yuniarto.

Manfaat dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh para peserta. Andri, salah satu warga binaan yang turut berkeringat di lapangan, mengaku sangat menantikan momen senam pagi ini setiap pekannya.

"Badan terasa lebih segar dan pikiran jadi lebih tenang kalau sudah olahraga begini. Ini juga jadi kesempatan kami untuk menghirup udara segar dan bergerak aktif bersama teman-teman yang lain," ungkap Andri.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat membentuk pribadi warga binaan yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nantinya.